Beranda » Blog » Apa Perbedaan Etanol 70 dan 96?

Apa Perbedaan Etanol 70 dan 96?

7 Tips Lengkap Memilih Supplier Bahan Kimia Terbaik

Ethanol adalah salah satu bahan kimia yang sering digunakan sebagai bahan pelarut atau pengencer dalam berbagai macam industri. Ethanol umumnya hadir dalam bentuk cair dengan berbagai variasi kemurnian dan kekentalan. Beberapa jenis yang berbeda di antaranya termasuk etanol 70 dan etanol 96. Pemahaman mengenai perbedaan antara keduanya dapat membantu Anda memutuskan jenis yang paling sesuai untuk aplikasi tertentu.

PT Pash Mitra Mandiri, Distributor dan Supplier Bahan Kimia di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua, merupakan perusahaan yang siap untuk membantu Anda memilih jenis etanol yang tepat. Kami juga telah berpengalaman dalam pengiriman bahan kimia ke berbagai daerah. Jika anda memerlukan informasi lebih lanjut atau sudah siap untuk memesan, anda dapat menghubungi kami melalui WA : 0878-8885-8241.

Etanol 70 dan 96 adalah istilah yang mengacu pada tingkat kemurnian dari bahan kimia ini. Etanol 70 adalah etanol dengan 70% kemurnian, sementara etanol 96 adalah etanol dengan 96% kemurnian. Reservoir etanol 70 yang lebih rendah ini berarti bahwa bahan ini mengandung banyak air, yang berarti bahwa ia tidak akan memiliki efek pengapian yang sama seperti etanol 96. Namun, etanol 70 dapat berfungsi sebagai bahan pelarut karena mengandung konsentrasi alkohol yang cukup tinggi.

Berbeda dengan etanol 70, etanol 96 adalah etanol yang jauh lebih tinggi kemurnian. Hal ini membuatnya sangat reaktif dan sensitif terhadap perubahan lingkungan seperti musim, temperatur, dan lain-lain. Keunggulannya yang sangat tinggi ini menyebabkan etanol 96 sering digunakan sebagai bahan bakar atau pelarut untuk proses kimia. Baik etanol 70 dan 96 juga sering digunakan di industri farmasi untuk produk topikal.

Aplikasi paling umum untuk etanol 70 adalah pembersih, pewangi, dan pelarut. Sebagian besar pembersih lantai rumah tangga, misalnya, menggunakan etanol 70 karena teksturnya yang lebih ringan. Sebagaimana disebutkan sebelumnya, etanol 70 juga bisa digunakan sebagai pelarut karena konsentrasi alkohol yang cukup tinggi. Sedangkan aplikasi paling umum etanol 96 adalah spirtus lampu, spirits medis, obat-obatan topikal, bahan bakar peledak, pemotong baja, larutan reaksi kimia, dan basis untuk obat antibakteri.

Selain kemurnian, ketika membandingkan etanol 70 dan 96, satu perbedaan penting lainnya yang perlu diperhatikan adalah kekentalannya. Etanol 70 adalah bahan yang lebih encer dan dapat dipisahkan dengan mudah. Ini membuatnya layak untuk digunakan sebagai pelarut kebanyakan aplikasi. Akan tetapi, karena viskositas yang rendah itu, etanol 70 tidak akan cocok untuk aplikasi yang membutuhkan etanol dengan bobot lebih besar. Untuk aplikasi seperti itu, etanol 96 akan lebih cocok karena memiliki viskositas yang lebih tinggi.

Karena ethanol 70 dan 96 memiliki berbagai keunggulan masing-masing, memilih salah satu dari etanol sangat bergantung pada tujuan yang ingin Anda capai. PT Pash Mitra Mandiri, Distributor dan Supplier Bahan Kimia di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua, siap untuk membantu Anda memilih jenis etanol yang tepat untuk aplikasi yang diinginkan.

Hubungi kami untuk membeli Bahan Kimia dari penyedia terbaik di Indonesia. Jika anda memerlukan informasi lebih lanjut atau sudah siap mengorder, anda dapat menghubungi kami melalui WA : 0878-8885-8241.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *